• Home
  • Right Aligned
  • Parkir Kayutangan Jadi Sorotan, Juru Parkir dan Pengunjung Keluhkan Akses yang Kurang Nyaman
Image

Parkir Kayutangan Jadi Sorotan, Juru Parkir dan Pengunjung Keluhkan Akses yang Kurang Nyaman

1–2 menit

Pengaturan parkir di kawasan heritage Kayutangan dinilai membantu penataan kendaraan, namun masih menyisakan tantangan bagi juru parkir dan pengunjung.

Malang – Kebijakan parkir di kawasan wisata heritage Kayutangan, Kota Malang, menuai beragam tanggapan dari juru parkir maupun pengunjung. Kehadiran gedung parkir yang diharapkan dapat menata kendaraan justru dinilai masih menyisakan sejumlah kendala di lapangan.

Saiful, salah satu juru parkir di kawasan Kayutangan, mengaku adanya gedung parkir berdampak pada penurunan pendapatannya. Menurutnya, meski aturan parkir tidak banyak berubah, jumlah kendaraan yang parkir di titik tempatnya bekerja berkurang sejak fasilitas parkir terpusat mulai digunakan.

“Kalau kebijakannya tetap, tapi pendapatan saya berkurang karena adanya gedung parkir itu,” ujar Saiful saat ditemui di kawasan Kayutangan.

Ia menilai kebijakan tersebut belum sepenuhnya menguntungkan bagi juru parkir. Dibandingkan sebelumnya, kondisi saat ini dianggap membuat pendapatan mereka menurun.

Di sisi lain, pengunjung juga merasakan dampak dari pengaturan parkir yang diterapkan. Nadia, salah satu wisatawan yang berkunjung ke Kayutangan, mengatakan lokasi parkir yang tersedia terkadang cukup jauh dari area tujuan sehingga membuat pengunjung harus berjalan lebih jauh.

“Kadang agak sulit cari tempat parkir. Jadi lokasinya jauh dari tempat yang ingin dituju,” kata Nadia.

Meski demikian, ia mendukung upaya penataan parkir demi mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan wisata tersebut. Menurutnya, yang perlu diperbaiki adalah pelayanan dan pengaturan kendaraan saat kondisi ramai.

“Pengaturan kendaraan perlu lebih rapi, terutama saat ramai, supaya tidak terjadi kemacetan dan pengunjung lebih nyaman,” tambahnya.

Kawasan Kayutangan sendiri merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Kota Malang yang ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Tingginya jumlah pengunjung membuat kebutuhan akan sistem parkir yang tertata menjadi semakin penting.

Melalui berbagai masukan dari juru parkir dan pengunjung, pengelolaan parkir di Kayutangan diharapkan dapat terus dievaluasi agar mampu memberikan kenyamanan bagi wisatawan tanpa mengabaikan keberlangsungan mata pencaharian para juru parkir yang bekerja di kawasan tersebut.

Related Posts

Surat Rapat Internal Bocor, Benarkah Ada “Hasil Zoom” yang Gegerkan Publik?

Kutive.id – Jagat media sosial diramaikan oleh beredarnya narasi mengenai dugaan “hasil Zoom” yang disebut-sebut berkaitan dengan pembahasan…

ByByARGA VEMAS AKBARTIAN Jul 12, 2026

Gap Year Mulai Dijadikan Opsi Bagi Anak Muda Indonesia di 2026

Tivfriends! Bayangin baru aja lulus SMA. Teman-temanmu sudah sibuk daftar SNBT, ikut ospek, atau mulai membahas kehidupan kampus.…

ByByAdibah Aritya Jul 12, 2026

Beauty Privilege Ketika Penampilan Lebih Didengar daripada Kemampuan

Hai Tivfriends! – Kamu pernah nggak, memperhatikan dua orang dengan kemampuan yang sama persis, tapi salah satunya jauh…

ByByshinta rahayu Jul 12, 2026

Di Balik Tren Self Reward, Ada Risiko Impulsive Buying

Hai Tivfriends! – Habis gajian atau selesai deadline, checkout keranjang online rasanya udah kayak ritual wajib. “Kan capek…

ByByshinta rahayu Jul 12, 2026